PhpMyAdmin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
phpMyAdmin
PhpMyAdmin logo.png
phpMyAdmin screenshot

phpMyAdmin main screen
Pengembang The phpMyAdmin Project
Rilis perdana 09 September 1998
Bahasa pemograman PHP, XHTML, CSS, JavaScript
Sistem operasi Cross-platform
Ketersediaan bahasa Multilingual (62)
Jenis Web database management
Lisensi GNU General Public License
Situs web resmi www.phpmyadmin.net

phpMyAdmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web). phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya (mengelola basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perizinan (permissions), dan lain-lain).[1]

Pengantar[sunting | sunting sumber]

Pada dasarnya, mengelola basis data dengan MySQL harus dilakukan dengan cara mengetikkan baris-baris perintah yang sesuai (command line) untuk setiap maksud tertentu. Jika seseorang ingin membuat basis data (database), ketikkan baris perintah yang sesuai untuk membuat basis data. Jika seseorang menghapus tabel, ketikkan baris perintah yang sesuai untuk menghapus tabel. Hal tersebut tentu saja sangat menyulitkan karena seseorang harus hafal dan mengetikkan perintahnya satu per satu.[2]

Saat ini banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola basis data dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin, seseorang dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya.[2]

phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL yang ada di komputer. Untuk membukanya, bukabrowser lalu ketikkan alamat http://localhost/phpmyadmin, maka akan muncul halaman phpMyAdmin. Di situ nantinya seseorang bisa membuat (create) basis data baru, dan mengelolanya.[3]

Proyek dan Pengembang[sunting | sunting sumber]

Pengembangan phpMyAdmin dimulai pada tahun 1998 oleh Tobias Ratschiller seorang konsultan IT. Ratschiller mengerjakan sebuah program bernama MySQL-Webadmin dengan bebas, yang merupakan produk dari Petrus Kuppelwieser, yang telah berhenti mengembangkannnya pada saat itu. Ratschiller menulis kode baru untuk phpmyadmin, dan ditingkatkan pada konsep dari proyek Kuppelwiesser. Ratschiller meninggalkan proyek phpMyAdmin pada tahun 2001. Sekarang, Sebuah tim dari delapan pengembang yang dipimpin oleh Oliver Muller meneruskan pengembangan phpMyAdmin di SourceForge.net (http://sourceforge.net).[4]

Beberapa pengembang diantaranya ialah [5]:

  1. Marc Delisle
  2. Michal Čihař
  3. Sebastian Mendel
  4. Herman van Rink

Fitur – Fitur[sunting | sunting sumber]

Beberapa fitur dalam phpMyAdmin[1] :

  • Antarmuka berbasis web.
    • Dukungan banyak fitur MySQL:
      • menelusuri dan drop basisdata (database), tabel, pandangan (view), bidang (fields) dan indeks.
      • membuat, menyalin, drop, dan mengubah nama basis data, tabel, kolom dan indeks.
      • pemeliharaan server, basis data dan tabel, dengan server konfigurasi.
      • melaksanakan, mengedit dan penunjuk pernyataan-SQL, bahkan batch-queries
      • mengelola pengguna MySQL dan hak istimewa.
      • mengelola prosedur penyimpanan.
  • Impor data dari CSV dan SQL
  • Ekspor data ke berbagai format: CSV, SQL, XML, PDF, ISO / IEC 26300 – OpenDocument Text dan Spreadsheet, Word, Excel, LATEKS dan lain-lain
  • Membuat grafik PDF dari tampilan basis data anda.
  • Membuat kompleks query menggunakan Query-by-example. (QBE)
  • Pencarian global dalam basis data.
  • Transformasi data disimpan ke dalam format yang menggunakan satu set fungsi yang telah ditetapkan, seperti menampilkan data blob-data atau download-link.
  • Dan banyak lagi.

Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/PhpMyAdmin

Advertisements

9 LANGKAH INSTALL WORDPRESS DI LOCALHOST

Jika anda membuat blog di WordPress.com memang gratis baik dari domain maupunhosting, tapi tentunya sesuatu yang gratis tidak akan pernah di beri akses penuh dan masih banyak batasan, Dengan wordpress gratis di wordpress.com Anda tidak bisa lebih mendalam dalam mempelajari WordPress, baik dari themes wordpress, plugin wordpress maupun optimasi SEO WordPress itu sendiri.

Dengan Anda menginstall WordPress di Hosting pilihan Anda Sendiri atau yang sering disebut dengan WordPress Self Hosted Anda bisa mempelajari wordpress secara penuh tanpa batasan apapun. Tapi jika Anda ingin belajar wordpress Self Hosted secara full tapi anda masih belum ingin membeli hosting seacara langsung, Anda masih tetap bisa belajar yaitu dengan cara offline, WordPress bisa anda install di komputer atau laptop Anda tanpa terhubung dengan Internet.  Berikut Cara Install WordPress di Localhost :

Baca : Tutorial Cara Install WordPress Terlengkap

9 LANGKAH  INSTALL WORDPRESS DI LOCALHOST

  • Download WordPress terbaru di wordpress.org
  • Extract file wordpress di folder htdoc Xampp anda dan beri nama folder webdum
  • Start Xampp Apache & MySQL

start xampp

  • Buka aplikasi browser yang anda gunakan, seperti firefox atau chrome
  • Ketik di url address localhost/phpmyadmin dan Enter. Buat database baru dengan nama webdum dan klik create. Seperti gambar di bawah ini.

membuat-database-offline

  • Ketik di url address localhost/webdum dan tekan Enter, maka akan muncul seperti gambar di bawah ini lalu klik Create Configuration File.

localhost-webdum

  • Setelah itu akan muncul ucapan selamat datang dari wordpress dan ada informasi tentang Database name, Database username, Database password, Database hostdan table prefix. Langsung klik Let’s go aja.

letsgo-keterangan-webdum

  • Isi Database Name dengan nama webdum, User Name dengan nama root, untukPassword dikosongi aja. Database Host isi dengan nama localhost, Table Prefix isi dengan webdum_. Setelah itu Submit.

konfigurasi-wordpress

  • Langkah terakhir yaitu mengisi Informasi yang di butuhkan untuk masuk ke dalam dasboard admin website wordpress. Site title isi dengan webdum, username danpassword isi aja dengan admin atau isi sesuai keinginan anda, isi email denganemail anda dan terakhir centang Privacy dan klik install wordpress.

seting-informasi-webdum

Berikut adalah langkah install wordpress secara offline atau localhost, semoga artikel diatas membantu dan bermanfaat buat anda. 🙂

 

Sumber:http://www.centerklik.com/9-langkah-install-wordpress-di-localhost/

Apa itu MySQL?

By | December 18, 2009

mysql

MySQL adalah pangkalan data RDBMS (Relational Database Management System) yang akan menyimpan data-data sistem yang dibangunkan. Terdapat banyak pangkalan data RDMS lain yang ada dipasaran seperti Oracle, Informix, Sybase, DBase, MS SQL, MS Access dan banyak lagi.Pangkalan data tersebut kesemuanya perlu dibeli dengan kos yang tinggi.

Tetapi, MySQL tetap menjadi pilihan kerana ia adalah Sumber Terbuka (Open Source) yang boleh digunakan tanpa perlu membelinya. Dengan kata lain ianya PERCUMA!

Sejarah MySQL

  • MySQL AB bertanggungjawab membangunkan MySQL (1994-1995 )
  • MySQL AB adalah generasi kedua syarikat sumber terbuka
  • MySQL terus berkembang dengan berbagai – bagai versi pembaharuan

Antara aplikasi yang biasa digunakan dan disinambungkan bersama MySQL

  • SQL
  • Php
  • Apache
  • dll

Kelebihan MySQL

  • Mudah dikendalikan
  • Cepat, tidak membebankan sistem operasi
  • Aplikasinya mudah dikendalikan

Mengapa PHP & MySQL Menjadi Pilihan Syarikat Gergasi Dunia?
Tahukah korang syarikat gergasi seperti Google dan Yahoo juga menggunakan PHP dan MySQL dalam sistem mereka? Di Malaysia pula, sejak kebelakangan ini semakin banyak jabatan kerajaan dan syarikat swasta memilih menggunakan PHP dan MySQL dalam pembangunan sistem dalaman (in-house system development) mereka.

Sebenarnya anda tidak perlu mengambil masa bertahun-tahun untuk belajar bahasa skrip ini kerana ia amat mudah dipelajari. Sama ada korang seorang newbie atau profesional, hari ini anda perlu mengetahui serba sedikit lebih mendalam bagaimana PHP & MySQL ini berfungsi.

Memandangkan penggunaan PHP dan MySQL semakin mendapat permintaan daripada syarikat dan jabatan kerajaan, maka korang mempunyai potensi besar untuk membangunkan sebuah sistem samada untuk organisasi luar atau untuk diri sendiri. Korang juga mungkin boleh jadi ‘freelancer’ nanti. Apatah lagi jika anda seorang ‘programmer’. Inilah peluang untuk anda memiliki satu lagi kemahiran yang hebat bagi menambah nilai skill untuk diri sendiri. Aku berani jamin korang pasti terpikat kalau dah mengenali dan mempelajari PHP dan MySQL ni.

contoh table mysqlcontoh table MySQL

Fakta Menarik Tentang MySQL

  • Pangkalan data yang digunakan oleh syarikat gergasi dunia seperti Google, Yahoo, Youtube, Wikipedia.
  • 11 juta ‘active installation’.
  • 60,000 download copy sehari.
  • Sangat mudah digunakan: proses installation kurang dari 15 minit.
  • Pada tahun 2008, MySQL dibeli dengan harga USD 1 Bilion oleh Sun Microsystem daripada MySQL AB. Sumber: http://www.mysql.com/news-and-events/sun-to-acquire-mysql.html
  • Ia masih kekal sebagai Sumber Terbuka walaupun kini dimiliki oleh Sun Microsystems.
  • Laman web MySQL: www.mysql.com

Alasan mengapa menggunaan apache sebagai server database?

1. Merupakan webserver.

Tempat php engine/processor berada. Tempat meletakkan file-file php dan database.
Ketika user melakukan request http:// membuka suatu halaman, disinilah apache
bekerja. Menjawab request tersebut dengan menampilkan halaman yang diminta.

2. Apache sama seperti PHP dan MySQL, Gratis.

3. Cross Platform

Perbedaan fungsi antara PHP, MySQL dan Apache adalah, PHP merupakan
bahasanya, MySQL adalah databasenya, dan Apache merupakan webserver yang
dapat mengeksekusi script php dan menampilkannya kepada user, dan melalui apache
lah php dapat mengolah data dan menyimpan data tersebut ke dalam database.

Mengapa PHP? dan Bagaimana Masa Depan PHP?

PHP telah benar-benar mempengaruhi dunia internet saat ini. Facebook yang anda
kenal selama ini dibangun menggunakan PHP, begitu juga dengan Yahoo, dan masih
banyak lagi yang website populer lain yang menggunakan php sebagai bahasa intinya.
Programmer sistem informasi saat ini lebih cenderung membangun sistem informasi
berbasis website, ketimbang desktop application, karena fitur yang dihasilkan sama
persis, installasi mudah, dapat dijalankan dibanyak PC, dengan spek yang minim.
Saya ketika masih menjadi mahasiswa pun pernah mendapatkan tawaran bekerja
sebagai developer sistem informasi kepegawaian pada salah satu media cetak yang cukup
besar, dari pihak mereka sendiri pun mengutamakan PHP ketimbang bahasa/tools
programming yang lainnya.

Selengkapnya di:http://angsanacomputer.blogspot.co.id/2016/07/apa-itu-apache-mengapa-menggunakan.html

Definisi Database (Basis Data)

Definisi Database (Basis Data)Definisi Database itu cukup banyak. Namun Dalam sejumlah sudut pandang, Definisi Database atau Basis Data ini bisa diartikan sebagai berikut.

Definisi Database

1. Database adalah himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3. Database adalah kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.

Akan tetapi, tidak semua penyimpanan secara elektronis dapat dikatakan database. Itu dikarenakan belum tentu data di penyimpanan elektronis tersebut diatur/dipilah/dikelompokan sesuai fungsi atau jenisnya. Karena yang sangat ditonjolkan dalam database adalah pengaturan/pemilahan/pengelompokan data yang akan disimpan sesuai fungsi atau jenisnya.

Tujuan utama dari adanya database atau basis data adalah kemudahan dan kecepatan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi database adalah untuk memudahkan kita untuk memanfaatkan data yang kita simpan dan mempercepat untuk menemukan data tersebut karena sudah diatur sedemikian rupa.

Sumber:http://www.carawebs.info/2013/04/definisi-database-basis-data.html

Cara mengunakan Camtsia

Cara Menggunakan Camtasia

6 Bagian:Instalasi CamtasiaBersiaplah untuk MerekamMerekam Presentasi PertamaMengedit PresentasiMenerbitkan dan Berbagi PresentasiMembuat Presentasi yang Baik

Apakah Anda ingin merekam layar untuk memberikan presentasi atau menunjukkan produk? Camtasia adalah salah satu pilihan yang tepat untuk menangkap layar dan memberikan banyak fitur pengeditan pada video akhir. Anda nantinya dapat mengunggah video ke berbagai layanan pengaliran atau mendistribusikannya sendiri. Lihat Langkah 1 di bawah ini untuk memulai.

Bagian 1 dari 6: Instalasi Camtasia

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 1
    1
    Unduhlah program Camtasia. Camtasia tersedia gratis selama 30 hari. Setelah masa evaluasi berakhir, Anda harus membeli untuk terus menggunakan Camtasia. Camtasia dapat diunduh dari situs web TechSmith.
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 2
    2
    Jalankan program instalasi. Selama instalasi, Anda harus membaca dan menerima Perjanjian Lisensi. Anda juga akan diminta untuk memasukkan kunci lisensi atau memasang program sebagai versi percobaan. Jika Anda memiliki kunci, ketikkan atau salin kunci tersebut ke isian yang ada lalu masukkan nama Anda.

    • Ketika Anda membeli Camtasia, kunci lisensi akan dikirimkan kepada Anda. Pastikan untuk memeriksa folder Spam jika Anda tidak menemukan surel yang terkait.
    • Camtasia akan melakukan validasi lisensi selama proses instalasi, jadi pastikan komputer Anda terhubung ke internet.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 3
    3
    Pilih tambahan instalasi yang Anda inginkan. Setelah memasukkan kunci, Anda akan diminta untuk memilih fitur Camtasia yang dipasang. Kebanyakan pengguna dapat membiarkannya untuk pengaturan baku. Anda juga akan ditanya apakah Anda ingin memasang PowerPoint Add-in, yang berguna untuk memasukkan rekaman Camtasia ke dalam presentasi PowerPoint.

Bagian 2 dari 6: Bersiaplah untuk Merekam

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 4
    1
    Bersihkan desktop Anda. Jika Anda merekam program dengan ukuran layar penuh, Anda mungkin tidak perlu khawatir tentang hal ini. Namun jika Anda memberikan tutorial yang melibatkan beberapa jendela, Anda harus memastikan bahwa desktop Anda tidak mengganggu.[1]

    • Pindahkan semua ikon dari desktop Anda. Letakkan ke dalam folder tersendiri atau pindahkan ke monitor kedua. Anda dapat memindahkannya kembali ketika Anda selesai merekam.
    • Tutup semua jendela yang tidak terkait. Pastikan program obrolan, surel, peramban, dan hal lain yang tidak terkait ditutup dan tidak menarik perhatian.
    • Ganti gambar latar Anda menjadi gambar yang tidak menarik perhatian. Jika Anda memiliki gambar latar warna-warni, ramai, atau gambar keluarga, aturlah ke sesuatu yang netral.
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 5
    2
    Tuliskan naskah atau garis besar. Tuliskan garis dasar presentasi, dengan catatan waktu beralih jendela dan kiat-kiat penting untuk diingat. Ini akan membantu memastikan bahwa Anda memiliki semua informasi, dan membantu Anda untuk menghindari kata-kata “ammmm” dan “aaaah”.

    • Selama proses penulisan naskah, latihlah presentasi untuk memastikan presentasi disajikan dengan baik.
    • Sebagian orang mungkin tidak memerlukan skrip. Kenali proses yang ada dan lakukan apa yang terbaik untuk gaya penyajian Anda.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 6
    3
    Colokkan mikrofon yang berfungsi. Pemirsa akan mendapatkan hasil maksimal dari presentasi Camtasia jika dinarasikan. Untuk merekam audio yang dengan kualitas terbaik, Anda memerlukan mikrofon layak yang terhubung ke komputer melalui USB.

    • Perhatikan lingkungan akustik tempat Anda merekam. Ruangan berukuran besar dengan dinding besar yang kosong akan membuat suara bergema. Kebisingan latar belakang akan mengalihkan perhatian pemirsa.[2]
    • Anda juga dapat menggunakan kamera web untuk menyorot wajah Anda selama presentasi.

Bagian 3 dari 6: Merekam Presentasi Pertama

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 7
    1
    Buka Camtasia. Ketika pertama kali memulai Camtasia, Anda akan dibawa ke jendela Editor. Di sinilah semua fitur program Camtasia dapat ditemukan. Anda akan menggunakan Editor untuk mulai merekam dan kemudian membersihkannya setelah selesai.
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 8
    2
    Klik tombol “Record the screen”. Tombol ini terletak di sudut kiri atas jendela Camtasia. Mengeklik tombol akan otomatis meminimalkan jendela Camtasia Editor dan membuka panel kontrol untuk merekam layar.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 9
    3
    Pilihlah area perekaman. Jika Anda akan beralih antara beberapa jendela, Anda akan merasa lebih mudah untuk merekam seluruh layar. Rekaman Full Screen diaktifkan secara baku.

    • Anda dapat membuat area perekaman yang memiliki ukuran, dengan cara mengeklik tombol Custom.
    • Sebuah garis putus-putus akan muncul di sekitar area yang akan disimpan.
  4. Gambar berjudul Use Camtasia Step 10
    4
    Pilih masukan audio dan video. Jika Anda ingin menggunakan kamera web, aktifkan dengan mengeklik tombol Webcam. Jika Anda memiliki beberapa mikrofon yang terhubung ke komputer, klik panah bawah di samping tombol “Audio” untuk memilih salah satu mikrofon yang akan digunakan.

    • Gunakan menu Audio untuk beralih atau menonaktifkan sistem suara. Jika Anda memilih status On, sistem sinyal dan bunyi bip akan terekam di presentasi Anda.
  5. Gambar berjudul Use Camtasia Step 11
    5
    Ujilah masukan audio. Jika Anda menggunakan mikrofon, ujilah sebelum merekam untuk melihat level yang muncul di bawah panel geser volume. Sesuaikan panel geser volume sampai masukan berada di sekitar pertengahan panel geser.
  6. Gambar berjudul Use Camtasia Step 12
    6
    Bukalah jendela yang dibutuhkan. Sebelum mulai merekam, buka semua jendela yang harus Anda buka selama presentasi. Ini akan mencegah Anda dari meraba-raba jendela yang Anda butuhkan.
  7. Gambar berjudul Use Camtasia Step 13
    7
    Mulailah merekam. Ambil napas dalam-dalam, dan tekan tombol REC atau tombol pintas F9. Sebuah hitung mundur akan muncul di layar. Setelah menghilang, semua yang Anda lakukan di layar dan semua yang Anda katakan akan direkam.

    • Bicaralah secara perlahan dan jelas, dan jangan terburu-buru dalam melakukan langkah per langkah.
  8. Gambar berjudul Use Camtasia Step 14
    8
    Akhiri rekaman. Setelah selesai dengan presentasi, tekan F10 untuk menghentikan perekaman. Anda juga dapat menghentikannya dari bilah tugas, namun tindakan ini akan direkam dan harus diedit.

    • Setelah selesai merekam, pratinjau presentasi yang direkam akan muncul. Saksikan pratinjau tersebut untuk memastikan semuanya terlihat bagus, kemudian tekan tombol “Save and Edit”.
    • Berikan nama yang mudah diingat untuk proyek Anda. Anda dapat membuat folder baru jika Anda ingin membagi proyek ini menjadi beberapa berkas.

Bagian 4 dari 6: Mengedit Presentasi

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 15
    1
    Buka proyek tersebut di Editor Camtasia. Jika Anda baru saja selesai merekam dan menonton pratinjau, proyek secara otomatis akan dibuka di Editor. Di sinilah Anda akan membuat perubahan, memotong bagian yang tidak diperlukan dan menambahkan transisi.
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 16
    2
    Pilihlah dimensi video. Sebelum Anda dapat mengedit, Anda akan ditanyakan dimensi untuk video hasil akhirnya. Anda dapat memilih berbagai prasetel dari menu tarik-turun. Prasetel ini memiliki tulisan tujuan penggunaannya masing-masing.

    • Gunakan salah satu dimensi otomatis. Dimensi ini didasarkan dari dimensi rekaman awal, dan ukurannya diubah untuk menjaga proporsi. Memilih salah satu dari ini akan membantu mencegah gambar terlihat tidak bagus.
    • Anda dapat mengubah dimensi editing setiap saat dengan mengeklik tombol Dimensions di bagian atas jendela pratinjau.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 17
    3
    Buanglah audio dan video yang tidak diinginkan. Selalu ada beberapa kesalahan di dalam presentasi. Untungnya, Anda dapat menghapus kesalahan tersebut dengan cepat, hanya dengan beberapa klik. Catatan: Jika audio dan video berada pada trek terpisah pada lini waktu, menghapus bagian yang satu tidak akan menghapus bagian yang lain.

    • Gunakan alat navigasi lini waktu untuk menemukan titik potong yang tepat. Klik kaca pembesar untuk memperbesar lini waktu, untuk kontrol yang lebih tepat.
    • Klik dan tarik tab merah di bagian atas alat navigasi Timeline. Tarik tab merah ke ujung bagian yang ingin dipotong.
    • Tekan Space untuk memutar hanya bagian yang dipilih.
    • Klik tombol Cut (ikon gunting) di atas Timeline untuk menghapus seleksi.
  4. Gambar berjudul Use Camtasia Step 18
    4
    Periksa apakah SmartFocus sudah diterapkan dengan benar. Jika Anda memperkecil dimensi video, Camtasia akan menerapkan efek SmartFocus untuk memperbesar dan menggeser presentasi agar okus pada elemen aktif, dan menempatkan fokus pada kursor dan jendela aktif.

    • Anda dapat melihat di mana SmartFocus otomatis ditambahkan dengan mencari ikon di Timeline.
    • Klik dan tarik ikon SmartFocus untuk bergerak saat transisi terjadi.
    • Klik ikon SmartFocus lalu klik tombol Properties Visual untuk mengedit persis bagaimana transisi terjadi. Anda dapat membuat penggeser lebih lambat atau lebih cepat, memperbesar atau memperkecil zum, atau menghapus transisi SmartFocus seluruhnya.
    • Anda dapat menghapus semua animasi SmartFocus dengan mengeklik kanan pada salah satu ikon dan memilih “Delete all visual animations on media”.
  5. Gambar berjudul Use Camtasia Step 19
    5
    Tambahkan seranta pada presentasi. Seranta adalah alat bantu visual yang membantu menarik perhatian pengunjung pada aspek-aspek penting presentasi. Seranta dapat berupa teks atau simbol atau sorotan. Anda juga dapat menggunakan seranta untuk mengaburkan bagian layar.

    • Gunakan Timeline untuk menavigasi ke bagian presentasi yang ingin Anda tambahkan seranta.
    • Klik tombol Callout di atas Timeline.
    • Buatlah seranta. Anda dapat menggunakan berbagai bentuk pradesain, mengetik teks sendiri, atau memilih seranta animasi.
    • Klik tombol “+Add callout” untuk menambahkannya ke presentasi.
    • Pindahkan seranta ke sekitar presentasi dengan menariknya di sekitar jendela pratinjau. Anda dapat menyesuaikan panjang seranta dari Timeline.

Bagian 5 dari 6: Menerbitkan dan Berbagi Presentasi

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 20
    1
    Klik tombol “Produce and share”. Setelah video diedit dan siap untuk dilihat, saatnya untuk mengekspor dan membaginya. Klik tombol “Produce and share” untuk memulai.
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 21
    2
    Pilih tujuan berbagi. Anda dapat berbagi langsung ke layanan yang telah ditentukan, seperti Screencast.com dan YouTube. Anda juga dapat membuat berkas video untuk membaginya sendiri atau mengunggahnya ke layanan lain.

    • Ketika membuat berkas video, pilih opsi “MP4 Only”. Ini akan membuat video tersebut dapat diputar pada hampir perangkat apa pun.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 22
    3
    Masuklah ke layanan berbagi Anda. Jika Anda mengunggah ke YouTube atau Screencast, Anda akan dimintai informasi masuk sehingga Camtasia dapat terhubung ke layanan tersebut dan mengunggah video dengan akun Anda.
  4. Gambar berjudul Use Camtasia Step 23
    4
    Gunakan setelan produksi khusus. Jika Anda harus membuat video dalam format selain yang telah disediakan, klik pilihan “Custom production settings” ketika menyelesaikan video. Anda dapat memilih berbagai format yang ada, termasuk WMV, MOV, AVI, dan bahkan GIF.

    • MP4 adalah format yang paling universal untuk perangkat dan web pengaliran.
    • Hati-hati ketika memilih resolusi produk akhir Anda. Meningkatkan resolusi akan menghasilkan penurunan kualitas. Sebagai contoh, jika Anda merekam dalam resolusi 800×450, hindari penerbitan dalam resolusi 1920×1080.[3]
    • Seimbangkan antara ukuran dan kualitas. Ketika mengatur pilihan video, Anda akan melihat panel geser “Smaller file” di sebelah kiri dan “Higher quality” di sebelah kanan. Memindahkan panel geser akan berpengaruh terhadap kualitas akhir video. Jagalah ukuran berkas jika Anda akan mendistribusikan video ke banyak orang.
  5. Gambar berjudul Use Camtasia Step 24
    5
    Putuskan antara video saja atau mengemasnya dengan program pemutar.Camtasia dapat menghasilkan video yang dibuka dengan bilah pengontrol Camtasia. Meskipun Anda tidak dapat mengunggahnya ke layanan video pengaliran, Anda dapat menggunakannya di situs Anda sendiri atau mendistribusikannya melalui cara lain.

Bagian 6 dari 6: Membuat Presentasi yang Baik

  1. Gambar berjudul Use Camtasia Step 25
    1
    Berlatihlah sebanyak mungkin. Jalankan presentasi beberapa kali sebelum Anda mulai merekam. Berlatihlah mengucapkan kata-kata sulit atau menampilkan transisi jendela yang rumit. Pastikan bahwa semua yang Anda butuhkan akan dimuat. Perbaiki naskah untuk memotong atau memadatkan informasi yang tidak perlu. Semua ini nantinya akan menghemat banyak waktu dalam Editor.[4]
  2. Gambar berjudul Use Camtasia Step 26
    2
    Gerakkan tetikus perlahan-lahan dan disengaja. Saat merekam layar Anda, gerakkan tetikus dengan mantap dan perlahan-lahan untuk masing-masing tugas. Gerakkan dalam garis lurus tanpa menyentakkan kursor di sekitar. Bergeraklah cukup lambat sehingga pemirsa dapat melihat ke mana Anda pindah ke dan di mana Anda mengeklik.

    • Jangan menggunakan tetikus untuk menekankan hal-hal di layar! Ini akan sangat mengganggu bagi yang melihatnya. Sebaliknya, gunakan fitur Callouts di Camtasia untuk menambahkan efek yang menarik perhatian pemirsa pada apa yang ingin Anda sorot.
    • Jangan menghalangi apa yang ingin Anda rekam dengan kursor. Gunakan tetikus untuk bernavigasi dan membuka apa yang Anda butuhkan, lalu pindahkan dari proses sehingga tidak menghalangi penonton dalam melihat apa yang Anda lakukan.
  3. Gambar berjudul Use Camtasia Step 27
    3
    Jangan terburu-buru. Perlambat presentasi Anda setiap orang dapat mengikutinya. Biasanya Anda terburu-buru melakukan presentasi karena Anda sudah terbiasa dengan materi yang Anda tunjukkan. Namun, pemirsa Anda belum terbiasa, sehingga presentasi Anda harus memastikan bahwa mereka memiliki waktu untuk mengambil segala hal yang penting tanpa harus berhenti dan mundur sepanjang waktu.
  4. Gambar berjudul Use Camtasia Step 28
    4
    Rekam dalam potongan-potongan kecil. Ketika membuat presentasi, Anda sebaiknya memecahnya menjadi beberapa potongan yang lebih kecil. Sebagai contoh, jika Anda membuat presentasi berdurasi 30 menit, Anda bisa memisahkannya menjadi enam video berdurasi 5 menit. Hal ini tidak hanya memudahkan penonton (jika Anda akan membagi video), namun Anda juga akan lebih mudah untuk mengedit dan menemukan frame yang tepat. Nantinya Anda dengan mudah dapat menyambungkan klip-klip tersebut.[5]

 

Sumber:http://id.wikihow.com/Menggunakan-Camtasia

Pengertian dan Kegunaan XAMPP

Kali ini saya akan membahas mengenai XAMPP yang mrupakan salah satu aplikasi untuk membangun aplikasi website dinamis di lokalhost atau yang belum terkoneksi dengan internet. Sebenarnya ada beberapa aplikasi untuk membangun website di lokalhost seperti MAMP, LAMP, dan WAMP, namun dari ke empat aplikasi tersebut menurut pusatdesainweb.com yang paling mudah digunakan dan dari segi interface yang paling baik adalah XAMPP.Image result for XamppXAMPP adalah software web server apache yang di dalamnya tertanam server MySQL yang didukung dengan bahasa pemrograman PHP untuk membuat website yang dinamis. XAMPP sendiri mendukung dua system operasi yaitu windows dan Linux. Untuk linux dalam proses penginstalanny menggunakan command line sedangkan untuk windows dalam proses penginstalannya menggunakan interface grafis sehingga lebih mudah dalam penggunaaan XAMPP di Windows di banding dengan Linux.

Sebelum kita membahas cara mengenai penginstalan dan penggunaan dasar XAMPP alangkah lebih baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu aplikasi apa yang ada di dalam XAMPP yang merupakan aplikasi vital bagi berjalannya XAMPP dengan baik. DIdalam XAMPP ada 3 komponen utama yang di tanam di dalamnya yaitu web server Apache, PHP, dan MySQL

Apache

Apache merupakan web server yang digunakan untuk menampilkan website di internet seperti menggunakan Mozilla fire fox, Google Crome, IE, Safari, dll berdasarkan kode-kode yang di tulis di dalam website tersebut baik menggunakan bahasa pemrograman HTML maupun PHP yang mengambil suatu database yang dibangun di MySQL, sehingga terbentuklah sebuah website yang dapat di lihat di Mozilla fire fox dan kawan-kawannya. Apache sendiri bersifat opensource sehingga dapat digunakan oleh siapa saja dan dikembangkan oleh siapa saj tentunya bagi yang mampu mengembagkannya.

PHP

PHP meupakan bahasa pemrograman yang di digunakan untuk membuat website dinamis yang memungkinkan kita melakukan update website setiap saat. Berbeda dengan HTML yang source kodenya di tampilkan di website, source code PHP tidak di tampikan di halaman muka suatu website karena PHP di olah dan dip roses di server, PHP bersifat server-side scripting yang mampu berjalan di brbagai system operasi seperti windows, Linux, Mac OS, dll.

PHP memiliki kedinamisa dalam hal database yang bisa dihubungkan dengan PHP seperti MySQL, Oracle, MS Access, PostgreSQL. Namun untuk pemrograman website yang paling digunakan adalah MySQL. PHP sendiri sampai sekarang sudah mengalami perkembangan yang pesat dan sudah mencapai PHP 5.5. untuk mengawali kode dalam PHP menggunakan kode <? Dan diakhiri tanda ?>.

MySQL

MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database. MySQL merupakan sisitem manajemen database yang bersifat at relational. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan diletakkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data akan menjadi jauh lebih cepat.
MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk mengelola database-database yang ada di dalamnya. Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam database.

PHPMyAdmin

MySQL merupakan sebuah database yang dalam membuat perintah perintahnya menggunakan command line yang menyusahkan dalam proses input, delete, update database. Di dalam XAMPP terdapat sebuah apliaksi yang dinamakan PHPMy Admin yang digunakan untuk membuat pengetikan kode-kode MySQL yang tadinya harus di ketik di command line bisa di olah menggunakan interface grafis sehingga memudahkan dalam pengelolaan database MySQL.

Setelah mengetahui definisi dan fungsi fungsi di dalam XAMPP selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara menginstal XAMPP.

Sumber:http://www.pusatdesainweb.com/2014/06/29/pengetian-dan-kegunaan-xampp/